Langsung ke konten utama

Kisah Nyata Memiliki Keterbatasan Fisik Inilah Perjalanan Hidup Jihan Yang Ingin Jadi Ustadzah

Kisah Nyata Memiliki Keterbatasan Fisik Inilah Perjalanan Hidup Jihan Yang Ingin Jadi Ustadzah


Curahan Online."Syukuri Apa Yang Ada Hidup Adalah Anugerah"Seperti Hal nya lagu yang di populerkan oleh Band D'Masiv ini,Seakan mewakili Perjalanan Kisah Hidup Yang dialami Sebuah Keluarga kecil yang berasal dari Kota Medan ini.

Kisah ini di ketahui dari tayangan video challange sebuah Chanel YouTube Yang bernama "Mop Chanel" Yang berjudul "Diary Sarwendah! Penyamaran Sarwendah Menjadi Orang Gila Di Medan"

Berdasarkan Alur cerita dari Video Tersebut Ketika Sarwendah memulai proses Syuting tidak ada satupun yang ingin memberinya Pertolongan ketika dia mencoba meminta makanan kepada masyarakat yang di jumpainya.

Kisah Nyata Memiliki Keterbatasan Fisik Inilah Perjalanan Hidup Jihan Yang Ingin Jadi Ustadzah    Curahan Online."Syukuri Apa Yang Ada Hidup Adalah Anugerah"Seperti Hal nya lagu yang di populerkan oleh Band D'Masiv ini,Seakan mewakili Perjalanan Kisah Hidup Yang dialami Sebuah Keluarga kecil yang berasal dari Kota Medan ini.    Kisah ini di ketahui dari tayangan video challange sebuah Chanel YouTube Yang bernama "Mop Chanel" Yang berjudul "Diary Sarwendah! Penyamaran Sarwendah Menjadi Orang Gila Di Medan"    Berdasarkan Alur cerita dari Video Tersebut Ketika Sarwendah memulai proses Syuting tidak ada satupun yang ingin memberinya Pertolongan ketika dia mencoba meminta makanan kepada masyarakat yang di jumpainya.      Suasana Rumah jihan ketika Tim Sarwendah memberikan beberapa pertanyaan dan nasehat kepada Jihan      Sesekali orang-orang tersebut hanya mengucapkan kata maaf saja ketika sarwendah mengaku sudah 3 hari belum makan.    Pak! Minta Makan,saya Sudah 3 hari belum makan Lapar..! Ucap Sarwendah,Selain mengucapkan kata maaf yang lain juga seakan mengabaikan Sarwendah.    Berselang beberapa saat kemudian,ternyata ada seseorang Bocah kecil yang rela membantunya dengan membagikan sebungkus makanan kepadanya.    Setelah mendapat pertolongan,Sarwendah merasa terharu,dan menitipkan air mata dengan mengucapkan terimakasih,karena melihat kebaikan bocah kecil ini,melihat Sarwendah menangis anak kecil ini datang berkata: "kakak ga boleh Nangis,,Nanti Sakit Mata Kayak Jihan..."    Sarwendah pun langsung menanyakan nama bocah tersebut,yang ternyata namanya Adalah "Jihan".karena kebaikan Jihan,Sarwendah pun langsung memberi Hadiah kepadanya yaitu sejumlah uang sebagai ucapan terimakasih Karena telah Menolongnya.    Hal tidak di sangka pun terjadi,dimana Jihan Tidak mau juga menerima imbalan tersebut,meskipun itu Uang,Jihan membantu dengan senang hati,dan ikhlash, dan menolak pemberian Sarwendah Jihan langsung Berkata "Ga Usah,Buat kakak Aja,buat makan sehari-hari,,.sungguh anak yang begitu polos sambil berlari pulang kerumahnya yang tidak jauh dari tempat kejadian tersebut.    Tim dari Sarwendah pun langsung kembali mengikutinya,meski sempat kehilangan jejak Jihan,Sarwendah pun langsung meminta bantuan Timnya untuk mengejar dan menemukan si anak polos ini.    Setelah menemukan kediaman Jihan,hal tidak terduga pun terjadi lagi,dimana ketika  ibu Jihan menyambut Tim Sarwendah nampak terlihat di tayangan video tersebut seolah ,ibu dari anak ini memiliki kekurangan dalam penglihatan.ibunya ternyata menderita Tunanetra.    Ibunya pun memanggil Jihan,dan Sarwendah membuka penyamaran yang di lakukanya.berniat memberi sedikit bantuan,pada keluarga Jihan,namun Jihan kabur,ibunya pun menjelaskan jika dia selalu mengingatkan putrinya: jika ada orang yang membutuhkan pertolongan kita,selagi bisa kita bantu,kita bantu nak...ucap ibu ini.    Berkat pertolongan Yang di beri Jihan,Sarwendah pun memberikan hadiah langsung ke tangan Jihan,sambil menanyakan keadaan keluarga tersebut,Ternyata Anak ini juga memiliki kekurangan dibagian penglihatannya,dimana dia menderita Penyakit "Glukoma".    Jihan hanya mebisa melihat sedikit saja sekitar 1,5 meter dan Ibunya telah Total,awal terjadinya penyakit ini pada ibu Jihan,dikarenakan jatuh di saat masih menduduki bangku sekolah kelas 2 Sekolah dasar.    Jika putrinya Jihan Kata dokter bawaan dari lahir,Namun ibu ini mengatakan setahunya,Jihan menderita Penyakit Glukoma disaat Masih TK,Jihan pun sekarang menuntut ilmu di sekolah Umum,Sarwendah pun mengucapkan pertanyaan lagi pada Jihan."Jihan Pasti Semangat Ya Sekolahnya?"Namun Jihan berkata Lain,menurut Pengakuannya Dia Tidak semangat Sekolahnya Karena sering di buly Oleh Teman-temanya,Jihan di bilang matanya ga  Nampak(juling)Saya sendiri pun menyaksikan video nya sungguh terharu,dan menangis sendiri melihat keadaan Jihan.    Sarwendah pun mencoba menenangkan Jihan dan mengembalikan semangatnya,dengan mengatakan:"Biarin teman-teman kamu buly,berarti teman-teman Kamu ngiri sama Jihan"jika kamu tidak masuk sekolah berarti kamu kalah,tandasnya.    Jihan Pun sekolah berangkat jalan kaki,dan harus di tuntun oleh sepupunya karena kekurangan penglihatan,Ibu Jihan Juga bekerja sebagai terapi messege Untuk mencukupi  kebutuhan sehari-hari serta Uang berobat Jihan.    Sementara Suami Ibu ini telah lama pergi 2 tahun lalu,meninggalkannya kerena selingkuh! ketika berangkat mengadu Nasib ke Jakarta sebagai penjual Kerupuk keliling.    Setelah di tanya lagi Cita-cita Jihan kalau udah besar mau jadi apa?Jihan pun menjawab Ingin menjadi Ustadzah! Sungguh Mulia,dan ternyata Jihan memiliki YouTube Chanel sendiri Yang Bernama "Ustadzah Kecil"yang membahas ceramah-ceramah seputar agama Islam.Saya pun langsung menyaksikan video-videonya.Silahkan Di Subscribe ya,    Sungguh video yang berpotensi dan enak di dengar,meskipun saya seorang Kristen,saya terharu sekali mendengar video-video youtubenya meski hanya di kemas dengan seadanya menggunakan Hp dengan resolusi seadanya.    Anak ini sungguh pintar,dan memiliki kreasi yang sangat bagus,saya berharap semoga dia menjadi anak yang baik.Saya mendoakannya semoga Mujizat Tuhan Turun Atas Dia ,Tuhan yang Maha Pengasih Dan Pengampun Sembuhkan lah penglihatan Jihan Sebagaimana Seperti teman-temanya pada umumnya,Jangan Biarkan hatinya terpuruk,dia masih kecil,dia masih harus melangkah menelusuri jalan yang panjang,luruskanlah jalanya,jauhkan segala Hambatan dari keinginan hatinya untuk meraih Cita-citanya yang Mulia Menjadi Ustazah yang baik di kemudian Hari Amin.    Kesimpulan:    Apapun yang kita lakoni,dan jalani di dunia ini,Segala sesuatunya adalah berkat dari Tuhan,Sebuah Titipan yang harus  kita Amalkan,Jangan Pernah Menyerah Hidup ini adalah Anugerah Terindah,jika kita memiliki lebih,bagilah kepada orang Yang membutuhkan,jika kita kekurangan Mintalah Kepada Tuhan didalam Doamu,yakinlah Tuhan Akan memberi pertolongan Melebihi dari apa yang kamu Inginkan.Salam dari Blog Curahan Online.
Suasana Rumah jihan ketika Tim Sarwendah memberikan beberapa pertanyaan dan nasehat kepada Jihan


Sesekali orang-orang tersebut hanya mengucapkan kata maaf saja ketika sarwendah mengaku sudah 3 hari belum makan.

Pak! Minta Makan,saya Sudah 3 hari belum makan Lapar..! Ucap Sarwendah,Selain mengucapkan kata maaf yang lain juga seakan mengabaikan Sarwendah.

Berselang beberapa saat kemudian,ternyata ada seseorang Bocah kecil yang rela membantunya dengan membagikan sebungkus makanan kepadanya.

Setelah mendapat pertolongan,Sarwendah merasa terharu,dan menitipkan air mata dengan mengucapkan terimakasih,karena melihat kebaikan bocah kecil ini,melihat Sarwendah menangis anak kecil ini datang berkata: "kakak ga boleh Nangis,,Nanti Sakit Mata Kayak Jihan..."

Sarwendah pun langsung menanyakan nama bocah tersebut,yang ternyata namanya Adalah "Jihan".karena kebaikan Jihan,Sarwendah pun langsung memberi Hadiah kepadanya yaitu sejumlah uang sebagai ucapan terimakasih Karena telah Menolongnya.

Hal tidak di sangka pun terjadi,dimana Jihan Tidak mau juga menerima imbalan tersebut,meskipun itu Uang,Jihan membantu dengan senang hati,dan ikhlash, dan menolak pemberian Sarwendah Jihan langsung Berkata "Ga Usah,Buat kakak Aja,buat makan sehari-hari,,.sungguh anak yang begitu polos sambil berlari pulang kerumahnya yang tidak jauh dari tempat kejadian tersebut.

Tim dari Sarwendah pun langsung kembali mengikutinya,meski sempat kehilangan jejak Jihan,Sarwendah pun langsung meminta bantuan Timnya untuk mengejar dan menemukan si anak polos ini.

Setelah menemukan kediaman Jihan,hal tidak terduga pun terjadi lagi,dimana ketika  ibu Jihan menyambut Tim Sarwendah nampak terlihat di tayangan video tersebut seolah ,ibu dari anak ini memiliki kekurangan dalam penglihatan.ibunya ternyata menderita Tunanetra.

Ibunya pun memanggil Jihan,dan Sarwendah membuka penyamaran yang di lakukanya.berniat memberi sedikit bantuan,pada keluarga Jihan,namun Jihan kabur,ibunya pun menjelaskan jika dia selalu mengingatkan putrinya: jika ada orang yang membutuhkan pertolongan kita,selagi bisa kita bantu,kita bantu nak...ucap ibu ini.

Berkat pertolongan Yang di beri Jihan,Sarwendah pun memberikan hadiah langsung ke tangan Jihan,sambil menanyakan keadaan keluarga tersebut,Ternyata Anak ini juga memiliki kekurangan dibagian penglihatannya,dimana dia menderita Penyakit "Glukoma".

Jihan hanya mebisa melihat sedikit saja sekitar 1,5 meter dan Ibunya telah Total,awal terjadinya penyakit ini pada ibu Jihan,dikarenakan jatuh di saat masih menduduki bangku sekolah kelas 2 Sekolah dasar.

Jika putrinya Jihan Kata dokter bawaan dari lahir,Namun ibu ini mengatakan setahunya,Jihan menderita Penyakit Glukoma disaat Masih TK,Jihan pun sekarang menuntut ilmu di sekolah Umum,Sarwendah pun mengucapkan pertanyaan lagi pada Jihan."Jihan Pasti Semangat Ya Sekolahnya?"Namun Jihan berkata Lain,menurut Pengakuannya Dia Tidak semangat Sekolahnya Karena sering di buly Oleh Teman-temanya,Jihan di bilang matanya ga  Nampak(juling)Saya sendiri pun menyaksikan video nya sungguh terharu,dan menangis sendiri melihat keadaan Jihan.

Sarwendah pun mencoba menenangkan Jihan dan mengembalikan semangatnya,dengan mengatakan:"Biarin teman-teman kamu buly,berarti teman-teman Kamu ngiri sama Jihan"jika kamu tidak masuk sekolah berarti kamu kalah,tandasnya.

Jihan Pun sekolah berangkat jalan kaki,dan harus di tuntun oleh sepupunya karena kekurangan penglihatan,Ibu Jihan Juga bekerja sebagai terapi messege Untuk mencukupi  kebutuhan sehari-hari serta Uang berobat Jihan.

Sementara Suami Ibu ini telah lama pergi 2 tahun lalu,meninggalkannya kerena selingkuh! ketika berangkat mengadu Nasib ke Jakarta sebagai penjual Kerupuk keliling.

Setelah di tanya lagi Cita-cita Jihan kalau udah besar mau jadi apa?Jihan pun menjawab Ingin menjadi Ustadzah! Sungguh Mulia,dan ternyata Jihan memiliki YouTube Chanel sendiri Yang Bernama "Ustadzah Kecil"yang membahas ceramah-ceramah seputar agama Islam.Saya pun langsung menyaksikan video-videonya.Silahkan Di Subscribe ya,


Sungguh video yang berpotensi dan enak di dengar,meskipun saya seorang Kristen,saya terharu sekali mendengar video-video youtubenya meski hanya di kemas dengan seadanya menggunakan Hp dengan resolusi seadanya.

Anak ini sungguh pintar,dan memiliki kreasi yang sangat bagus,saya berharap semoga dia menjadi anak yang baik.Saya mendoakannya semoga Mujizat Tuhan Turun Atas Dia ,Tuhan yang Maha Pengasih Dan Pengampun Sembuhkan lah penglihatan Jihan Sebagaimana Seperti teman-temanya pada umumnya,Jangan Biarkan hatinya terpuruk,dia masih kecil,dia masih harus melangkah menelusuri jalan yang panjang,luruskanlah jalanya,jauhkan segala Hambatan dari keinginan hatinya untuk meraih Cita-citanya yang Mulia Menjadi Ustazah yang baik di kemudian Hari Amin.

Kesimpulan:


Apapun yang kita lakoni,dan jalani di dunia ini,Segala sesuatunya adalah berkat dari Tuhan,Sebuah Titipan yang harus  kita Amalkan,Jangan Pernah Menyerah Hidup ini adalah Anugerah Terindah,jika kita memiliki lebih,bagilah kepada orang Yang membutuhkan,jika kita kekurangan Mintalah Kepada Tuhan didalam Doamu,yakinlah Tuhan Akan memberi pertolongan Melebihi dari apa yang kamu Inginkan.Salam dari Blog Curahan Online.
Berikut videonya:











Komentar

Video Terbaru Kami

Online

Theme Editor by Seo v6