Langsung ke konten utama

Misteri Nusantara Bayangan Hitam di Jalur Mantingan Ngawi

Misteri Nusantara Bayangan Hitam di Jalur Mantingan Ngawi


Curahan Online.Munculnya suatu Kejadian Misteri dan suana Angker pada suatu lokasi tidak didasari dari rame atau sepinya suatu tempat.

Misteri Nusantara Bayangan Hitam di Jalur Mantingan Ngawi   Curahan Online.Munculnya suatu Kejadian Misteri dan suana Angker pada suatu lokasi tidak didasari dari rame atau sepinya suatu tempat.    Minsteri Nusantara.Munculnya suatu Kejadian Misteri dan suana Angker pada suatu lokasi tidak didasari dari rame atau sepinya suatu tempat.     Jalur Alas Mantingan penghubung Ngawi-Solo (Google Street View)   Meski betapa ramainya kendaraan yang ber lalu-lalang beginilah Misteri Bayangan Hitam di jalur Mantingan Ngawi Jawa Timur Yang di kutip dari m.otosia.com Meski ramai kendaraan, nuansa angker tak terlepas dari jalur Alas Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.    Ruas jalan yang ramai tidak menjadi jaminan bahwa tempat tersebut terbebas dari kisah misteri. Hal itulah yang terjadi pada Jalur Alas Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.  Baca Juga:Misteri Suara Dentuman Yang Terdengar Di Sumatera Selatan  Jalur ini pasti dilewati ketika hendak menuju Solo dari Madiun atau pun sebaliknya. Kendaraan besar, seperti bus dan truk, kerap melintas di sana. Meski demikian, nuansa angker masih menyelimuti jalur Alas Mantingan, terlebih ketika hari sudah mulai gelap.   Baca Juga: Misteri Nyata Di Balik Mistik Sigumoang (Begu Ganjang)Suku Batak   Salah satu ruas jalan di Alas Mantingan yang terkenal dengan keangkerannya adalah Jembatan Sidowayah. Konon, di sana ada sesosok bayangan hitam misterius yang menampakkan dirinya kepada pengguna jalan.  Baca Juga:Misteri Mitologi Nusantara Tanah Batak Homang dan Si Gulambak    Kemunculan bayangan hitam misterius ini pun kerap dikaitkan dengan kecelakaan tunggal yang terjadi di Jembatan Sidowayah. Karena itu, warga setempat menyarankan untuk berdoa dan membunyikan klakson saat melintas.  Keangkeran jalur Alas Mantingan sebenarnya tak terlepas dari berbagai kecelakaan yang pernah terjadi di sana. Pasalnya, ruas jalan ini terbilang cenderung lengang saat malam hari.  Jalur Alas Mantingan penghubung Ngawi-Solo (Google Street View)    Meski betapa ramainya kendaraan yang ber lalu-lalang beginilah Misteri Bayangan Hitam di jalur jalan Mantingan Ngawi Jawa Timur Yang di kutip dari m.otosia.com Meski ramai kendaraan, nuansa angker tak terlepas dari jalur Alas Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.   Ruas jalan yang ramai tidak menjadi jaminan bahwa tempat tersebut terbebas dari kisah misteri. Hal itulah yang terjadi pada Jalur Alas Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.    Jalur ini pasti dilewati ketika hendak menuju Solo dari Madiun atau pun sebaliknya. Kendaraan besar, seperti bus dan truk, kerap melintas di sana. Meski demikian, nuansa angker masih menyelimuti jalur Alas Mantingan, terlebih ketika hari sudah mulai gelap.        Salah satu ruas jalan di Alas Mantingan yang terkenal dengan keangkerannya adalah Jembatan Sidowayah. Konon, di sana ada sesosok bayangan hitam misterius yang menampakkan dirinya kepada pengguna jalan.      Kemunculan bayangan hitam misterius ini pun kerap dikaitkan dengan kecelakaan tunggal yang terjadi di Jembatan Sidowayah. Karena itu, warga setempat menyarankan untuk berdoa dan membunyikan klakson saat melintas.    Keangkeran jalur Alas Mantingan sebenarnya tak terlepas dari berbagai kecelakaan yang pernah terjadi di sana. Pasalnya, ruas jalan ini terbilang cenderung lengang saat malam hari.    pada Kamis (30/5/2019).seseorang Bernama  Devit mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ngawi - Mantingan, dimana,kisah ini menjadi Viral do media sosial pemudik yang berjuang pulang demi bertemu dengan orangtuanya viral di media sosial. yang di kutip dari    VIRAL Pesan Terakhir Pemudik Ngawi yang Tewas Kecelakaan Padahal Tinggal 'Selangkah' dari Rumah   Devit Pradata Aryanto, seorang pemudik dari Karawang, Jawa Barat meninggal saat hendak pulang ke rumahnya di Ngawi, Jawa Timur.    Korban tewas tewas di lokasi kejadian setelah motor yang dikendarainya menabrak truk.    Kisah pilu perjalanan Devit pun viral karena ia mengalami kecelakaan tak jauh dari tujuan akhirnya, yakni rumahnya di Dusun Sumbersari, Desa Jeblokan, Kecamatan Paron RT 02/RW 03 Ngawi.    Selain itu, sebelum kejadian Devit sempat membagikan foto persiapannya untuk melalukan perjalanan mudik dari Karawang ke Ngawi.    Devit tampak membagikan fotonya berada di atas motor dengan tulisan 'pesan' yang ditempelkan di tasnya.    Dalam tulisan tersebut Devit menuliskan tekadnya untuk pulang demi bertemu orangtuanya.    "Karawang - Ngawi, Sak adoh-adohe lunga tetep eling wong tuo. Wong tuo ora butuh bondo nanging butuh anake teko, (Sejauh-jauhnya pergi tetep ingat orangtua. Orangtua tak butuh harta, tapi butuh anaknya pulang)," tulis Devit.    Setelah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soeroto Ngawi, jenazah Devit telah dibawa pulang pihak keluarga dan telah dimakamkan di pemakaman umum setempat.    Sementara itu, sebuah mobil sedan Toyota Starlet terjun ke parit di KM 314 B Desa Jrakah, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019) siang sekitar pukul 13.30 WIB.    Dari 4 penumpang, 2 di antaranya meninggal dunia.    Kusna, sopir Starlet meninggal di lokasi kejadian dan satunya ialah Rita Ayu Anjani (10), penumpang warga Kecamatan Gunungsindur, Bogor, Jawa Barat.    "Sementara korban luka Sunarti dan Arga Husain kami bawa ke RS di Pekalongan," kata Zulhawary Agustianto, juru bicara Basarnas Semarang.    Kasatlantas Polres Pemalang AKP Herdiawan menjelaskan, kecelakaan terjadi karena sopir mengantuk.    Akibatnya ia tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.    "Hasil penyelidikan sementara kecelakan karena mengantuk kami imbau agar pengemudi mengontrol kecepatan, jaga jarak aman dan apabila lelah beristirahat," imbau Kasatlantas.
Jalur Alas Mantingan penghubung Ngawi-Solo (Google Street View)

Meski betapa ramainya kendaraan yang ber lalu-lalang beginilah Misteri Bayangan Hitam di jalur jalan Mantingan Ngawi Jawa Timur Yang di kutip dari m.otosia.com Meski ramai kendaraan, nuansa angker tak terlepas dari jalur Alas Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.

 Ruas jalan yang ramai tidak menjadi jaminan bahwa tempat tersebut terbebas dari kisah misteri. Hal itulah yang terjadi pada Jalur Alas Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.

Jalur ini pasti dilewati ketika hendak menuju Solo dari Madiun atau pun sebaliknya. Kendaraan besar, seperti bus dan truk, kerap melintas di sana. Meski demikian, nuansa angker masih menyelimuti jalur Alas Mantingan, terlebih ketika hari sudah mulai gelap.



Salah satu ruas jalan di Alas Mantingan yang terkenal dengan keangkerannya adalah Jembatan Sidowayah. Konon, di sana ada sesosok bayangan hitam misterius yang menampakkan dirinya kepada pengguna jalan.


Kemunculan bayangan hitam misterius ini pun kerap dikaitkan dengan kecelakaan tunggal yang terjadi di Jembatan Sidowayah. Karena itu, warga setempat menyarankan untuk berdoa dan membunyikan klakson saat melintas.

Keangkeran jalur Alas Mantingan sebenarnya tak terlepas dari berbagai kecelakaan yang pernah terjadi di sana. Pasalnya, ruas jalan ini terbilang cenderung lengang saat malam hari.

pada Kamis (30/5/2019).seseorang Bernama
Devit mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ngawi - Mantingan, dimana,kisah ini menjadi Viral do media sosial pemudik yang berjuang pulang demi bertemu dengan orangtuanya viral di media sosial. yang di kutip dari


VIRAL Pesan Terakhir Pemudik Ngawi yang Tewas Kecelakaan Padahal Tinggal 'Selangkah' dari Rumah


Devit Pradata Aryanto, seorang pemudik dari Karawang, Jawa Barat meninggal saat hendak pulang ke rumahnya di Ngawi, Jawa Timur.

Korban tewas tewas di lokasi kejadian setelah motor yang dikendarainya menabrak truk.

Kisah pilu perjalanan Devit pun viral karena ia mengalami kecelakaan tak jauh dari tujuan akhirnya, yakni rumahnya di Dusun Sumbersari, Desa Jeblokan, Kecamatan Paron RT 02/RW 03 Ngawi.

Selain itu, sebelum kejadian Devit sempat membagikan foto persiapannya untuk melalukan perjalanan mudik dari Karawang ke Ngawi.

Devit tampak membagikan fotonya berada di atas motor dengan tulisan 'pesan' yang ditempelkan di tasnya.

Dalam tulisan tersebut Devit menuliskan tekadnya untuk pulang demi bertemu orangtuanya.

"Karawang - Ngawi, Sak adoh-adohe lunga tetep eling wong tuo. Wong tuo ora butuh bondo nanging butuh anake teko, (Sejauh-jauhnya pergi tetep ingat orangtua. Orangtua tak butuh harta, tapi butuh anaknya pulang)," tulis Devit.

Setelah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soeroto Ngawi, jenazah Devit telah dibawa pulang pihak keluarga dan telah dimakamkan di pemakaman umum setempat.

Sementara itu, sebuah mobil sedan Toyota Starlet terjun ke parit di KM 314 B Desa Jrakah, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Dari 4 penumpang, 2 di antaranya meninggal dunia.

Kusna, sopir Starlet meninggal di lokasi kejadian dan satunya ialah Rita Ayu Anjani (10), penumpang warga Kecamatan Gunungsindur, Bogor, Jawa Barat.

"Sementara korban luka Sunarti dan Arga Husain kami bawa ke RS di Pekalongan," kata Zulhawary Agustianto, juru bicara Basarnas Semarang.

Kasatlantas Polres Pemalang AKP Herdiawan menjelaskan, kecelakaan terjadi karena sopir mengantuk.

Akibatnya ia tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.

"Hasil penyelidikan sementara kecelakan karena mengantuk kami imbau agar pengemudi mengontrol kecepatan, jaga jarak aman dan apabila lelah beristirahat," imbau Kasatlantas.


Komentar

Video Terbaru Kami

Online

Theme Editor by Seo v6