Langsung ke konten utama

Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan

DETIKBATAK.COM(28/12/19)FaktaUnik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan.
Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.
Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
kemunculan Pelangi

Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.

Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com
dalam Alkitab Tertulis:

Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
           
Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).

Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.

Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).

Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:

1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi

Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya. 

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.

2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah

Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:

“Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.

Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.

3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga

Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.

“Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.

Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.



Apa Warna Asli Pelangi?

Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.

Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?

Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.

10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi
yang di lansir dari Idntimes.com

1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
moonbow


2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahmya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
fogbow


3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
Ilustrasi


4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
Melihat pelangi


5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.  kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahmya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat    Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.      Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
Pelangi kembar tiga/empat


6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
Sejuta warna


7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
Bentuk pelangi


8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
Warna pelangi terbalik


9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
Ujung pelangi


10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat

Berita Fakta Unik    Makna Serta Fakta Unik di Balik Indahnya Kemunculan Pelangi Sehabis Hujan Curahan Online.Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan.      kemunculan Pelangi    Kita sering menikmati kemunculan Pemandangan Indah dari  pelangi biasanya nampak jelas ketika Hujan Mulai reda,Warna-warninya yang begitu memikat,tentu memberi efek tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikanya.Bahkan saya pribadi sering mengabadikan Beberapa Foto Pelangi di Hp Saya.    Apa Makna Pelangi Itu dalam Agama Kristen?seperti di lansir dari Jawaban.com  dalam Alkitab Tertulis:    Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.               Bicara soal pelangi, Anda pasti akan diingatkan pada peristiwa air bah di zaman nabi Nuh. Setelah peristiwa air bah besar yang meluluhlantahkan bumi itu reda, Allah lalu meneghadirkan pelangi yang diyakini sebagai simbol perjanjian Allah dengan manusia dan segala ciptaan-Nya (Kejadian 9: 12-13).    Tidak ada kata pelangi disebutkan dalam ayat tersebut, melainkan kata yang lazim dalam bahasa Ibrani, yaitu "? ?? - QESYET" atau dalam bahasa Indonesianya busur (the bow). Busur itu merujuk pada pelangi yang menjadi simbol perjanjian ilahi antara Allah dengan Nuh, bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi ke atas bumi.    Pelangi tak hanya disebutkan dalam peristiwa air bah di masa Nuh saja, tetapi pelangi juga disebutkan dalam kisah Yehezkiel, seorang bangsa Israel yang ditawan di Babel (Yehezkiel 1: 28). Lainnya akan kita temukan di kisah Yohanes di Pulau Patmos ketika menerima Wahyu dari Tuhan tentang kesukaran di masa mendatang dan melihat pelangi di sekitar tahta Allah (Wahyu 4: 3).    Merujuk pada tiga peristiwa di atas, Tuhan jelas hendak menyampaikan bahwa pelangi atau busur tersebut memiliki tiga makna penting, yaitu:    1. Pelangi Sebagai Simbol Perjanjian Ilahi    Pelangi dengan bentuk melengkung di atas cakrawala menggambarkan tentang kesetiaan Allah terhadap karya ciptaan-Nya. Kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak dinikmati hanya oleh mereka yang sudah percaya. Tetapi injil keselamatan, seperti pelangi, mencakup segalanya dan semua orang diundang untuk menerimanya.     “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:16)”.    2. Pelangi Sebagai Simbol Kemuliaan Allah    Di dalam kitab Yehezkiel 1: 28, penulis menggunakan busur pelangi sebagai simbol kemuliaan Allah:    “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”.    Seorang Spence Jones menafsirkan ayat ini dengan makna bahwa semua unsur warna dalam pelangi menggambarkan tentang kesempurnaan dan penggabungan dengan warna yang selaras. Macam warna itu kaya dalam kemuliaan Tuhan. Beberapa warna mungkin menunjukkan tentang karakter sempurna. Sebagian lain seperti warna biru melambangkan kesetiaan dan merah sebagai lambang cinta. Warna kuning sebagai tanda kesempurnaan yang paling memikat. Ungu sebagai warna yang amat penting. Ketiga, warna hijau yang mengingatkan tentang keindahan dunia dan alam yang menarik. Semua warna hadir dalam kemuliaan yang kaya. Dan semuanya berada dalam keharmonisan.    3. Pelangi Sebagai Warna di Sekitar Tahta Kerajaan Surga    Dalam kitab Wahyu, Rasul Yohanes bermimpi melihat pelangi di sekitar tahta Kerajaan Surga.    “Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya (Wahyu 4: 2-3)”.    Sebagai orang percaya, kehadiran pelangi sepatutnya kita maknai sebagai tanda kesetiaan, kasih karunia mencakup segala ciptaan, kemuliaan yang indah, kehadiran Allah yang kudus dan kekal di atas tahta kehidupan kita.        Apa Warna Asli Pelangi?    Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan violet. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrumwarna.   Darimana Asal Ke 7 warna Pelangi?    Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Nah, proses pembiasan ini yang memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.    10 Fakta Unik Di Balik Keindahan Pelangi  yang di lansir dari Idntimes.com    1. Pelangi tak hanya muncul di pagi atau sore hari, namun juga di malam hari. Bukan mengandalkan cahaya matahari, melainkan cahaya bulan, oleh sebab itu pelangi ini dinamakan "moonbow"          2. Selain moonbow, ada pula fenomena lain bernama "fogbow" ketika pelangi terlihat seperti tak memiliki warna dan dianggap kabut saja          3. Karena keadaan yang berbeda dari rintik hujan yang dilihat oleh kedua mata, mata kiri dan kanan manusia melihat pelangi yang berbeda, lho          4. Cahaya memantul dari tetesan air hujan yang menciptakan pelangi bisa sama sekali berbeda bagi orang lain. Itulah mengapa pelangi tak terlihat sama di mata setiap orang          5. Menurut ilmuwan atmosfer, Jean Richard, pelangi dapat muncul berupa kembar tiga, bahkan empat          6. Tak ada seseorang pun yang dapat menjabarkan seluruh warna pelangi, sebab pelangi sebenarnya memiliki lebih dari sejuta warna termasuk warna yang tak bisa dilihat manusia.          7. Pelangi yang terlihat oleh mata hampir selalu berbentuk setengah lingkaran, padahal jika disaksikan dari atas pesawat pelangi bisa saja berbentuk lingkaran penuh          8. Pelangi ganda memiliki busur sekunder dan premier, di mana warna busur sekunder lebih samar dan memiliki warna yang terbalik          9. Ujung pelangi tak bisa dicapai karena cahaya yang membentuk pelangi bergantung pada sudut tertentu yang dapat disaksikan seseorang, sehingga jarak yang diciptakan akan tetap sama meskipun seseorang itu bergerak          10. Pelangi hanya muncul saat pagi, sore, bahkan malam hari. Tak pernah muncul saat siang hari di mana ketinggian matahari lebih dari 42 derajat          Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.
Kemunculan pelangi


Semoga menambah wawasan tentang ciptaan Tuhan yang paling dinanti kemunculannya setelah berlalunya tetesan Hujan.


Komentar

Video Terbaru Kami

Online

Theme Editor by Seo v6