Langsung ke konten utama

Mengenal Bursa Saham

ℹ️Berita

Mengenal Bursa Saham

Curahan Online.Pernahkah anda mendengar cerita seorang karyawan sebuah Perusahaan telekomunikasi,karena kebiasaan menyadap telepon mendadak kaya dengan mebeli saham.Itulah kisah spektakuler yang menimoa seorang Aristotle Onassis muda,salah satu orang terkaya dunia pada zamanya atau lebih di kenal sebagai raja Tanker.Namun anda tidak perlu repot-repot seperti onassis untuk menjadi kaya raya.

ℹ️Berita Mengenal Bursa Saham   Curahan Online.Pernahkah anda mendengar cerita seorang karyawan sebuah Perusahaan telekomunikasi,karena kebiasaan menyadap telepon mendadak kaya dengan mebeli saham.Itulah kisah spektakuler yang menimoa seorang Aristotle Onassis muda,salah satu orang terkaya dunia pada zamanya atau lebih di kenal sebagai raja Tanker.Namun anda tidak perlu repot-repot seperti onassis untuk menjadi kaya raya.    Saham,Merupakan satu dari sekian banyak pilihan Investasi.Semakin diminati oleh lapisan semua kalangan bahkan telah merambah mahasiswi smapai ibu rumah tangga.Sosialisasi serta akses yang mudah ,menjadi sarana bagi siapa saja untuk turut main saham dimana saja.    Diatur,teratur,aman dan efisien menjadikan saham menjadi sebuah instrumen paling atraktif setelah deposito,obligasi,properti dan emas.Setidaknya,dilihat dari volume transaksi perdagangan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.    Hampir setiap negara memiliki bursa saham,dengan pengkodean indeks saham sendiri.misalnya beberapa bursa saham yang cukup awam terdengar oleh telinga kita,indeks Nikkei jepang,indeks Hangseng Hongkong,indeks kospi Korea dan indeks dow jones Amerika.    Intinya,Bursa saham mencerminkan kemajuan perekonomian suatu negara.bursa berperan sebagai media mempertemukan berbagai pihak yang saling membutuhkan antara perusahaan ,investor,dan Negara.perusahaan,berkomitmen membagi sebagian porsi saham  yang dimilikinya kepada publik,dengan konpensasi mendapatkan dana segar guna mendukung operasionalisasi dan pengembangan perusahaanya.dengan demikian pemerataan pendapatan masyarakat semakin meningkat seiring pula dengan semakin baiknya perekonomian suatu negara.    Seperti Mal yang menyediakan banyak produk pilihan,lebih 400 saham di perdagangkan setiap hari di Bursa Efek Indonesia(BEI),meski semuanya tidak aktif.dengan nilai transaksi perdagangan rata-rata mencapai tiga hingga lima triliun rupiah.terus tumbuh dan semakin bergairah dibandingkan tahun-tahun sebelumya.    Sebagai emerging market yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan indistrialisasi yang cukup cepat,bursa saham indonesia sangat menarik bagi masuknya investasi asing.sehingga baik langsung atau tidak langsung bursa saham indonesia terkoneksi dengan bursa saham dunia lainya.    Waktu Transaksi Bursa    Hari bursa berlangsung dari senin sampai dengan jumat,kecuali libur nasional atau libur bursa yang jadwalnya di atur oleh Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM).Setiap harinya,jadwal perdagangan di lantai bursa dilakukan dalam dua sesi yaitu:    1.Hari s/d kamis sesi 1 pukul 09.30-12.00 wib Sesi 2 pukul 13.30-16.00 wib  2.Hari jumat Sesi 1 Pukul 09.30-11.30 wib Sesi 2 pukul 14.00-16.00 wib    Penyelesaian Transaksi Saham    Sejauh ini,mesti memang belum jelas mengapa penyelesaian transaksi jual atau beli saham selama T+3(artinya,tiga hari setelah transaksi terjadi atau down),pada hal seharusnya bisa lebih cepat kalau mau! perusahaan sekuritas butuh waktu sehari lebih lama untuk proses pembayaran ke SRO(self regulatory organization)dalam hal ini,KPEI(Kliring Penjaminan Efek Indonesia),dan KSEI(Kliring Sentral Efek Indonesia).    Sebagai ilustrasi,setelah membeli suatu saham,investor wajib menyetor sejimlah dana senilai harga saham yang di beli plus komisi (Fee) ke rekening perusahaan sekuritas,selambatnya tiga hari setelah hari pebelian saham.Sebaliknya,setelah investor menjual sahamnya,perusahaan wajib menyetorkan dana senilai harga saham yang di jual ke rekening bank investor pada T+3.    Satuan Perdagangan (LOT)    Sesungguhnya tidak ada batasan minimal pembelian saham.Hanya,untuk mempermudah perdagangan,BEI mengeluarkan istilah LOT,yaitu satuan perdagangan.dan minimal pembelian suatu saham adalah satu lot yang berarti 500 lembar saham.     Sebagai contoh ,anda ingin membeli saham PT.Aneka Tambang (ANTM)pada harga 2000,maka dana minimal yang harus anda sediakan untuk memilik saham tersebut adalah (500 lembar saham X 1 Lot× Rp 2000),sejumlah 1 juta Rupiah.    Saham yang jumlahnya kurang dari 500 lembar(odd lot)dapat di perdagangkan di pasar negoisasi.    Perubahan Harga Saham (Fraksi)    Sejak awal jamuari 2005,BEI menetapkan kebijakan baru terkait fraksi harga saham, yang bertujuan untuk menigkatkan likuiditas bursa.    Harga <Rp 200  Fraksi Rp 1  Harga Rp 200 s/d<500 Fraksi Rp 5  Harga Rp 500s/d<Rp2000 Fraksi Rp 10  Harga Rp 2000 s/d < Rp 5000 Fraksi Rp 25  Harga Rp >5000 Fraksi Rp 50    Fraksi perubahan harga saham,menentukan besaran perubahan harga yang di pernolehkan pada suatu saham Artinya,saham yang berharga di bawah Rp200 boleh berubah dengan pecahan Rp 1.    Contoh:Saham A yang berharga Rp 150,selanjutnya perubahanya adalah kelipatan satu,Menjadi Rp 151,Rp 152,Rp 153dan seterusnya.Namun,saat harga saham tersebut mencapai Rp200,pecahan perubahan harganya menjadi Rp 5.Artinya anda hanya boleh memasang harga oenawaran jual dan beli pada harga Rp 205,Rp210,Rp 215 dan seterusnya.pesanan anda akan di tolak ,bila memasang pada harga Rp 201,Rp 207,Rp 228 atau lainya.    Pajak    Aturan berkaitan pajak selalu berubah.oleh karenanya,Investor wajib memahami pajak apa saja yang di bebankan dalam setiap perdagangan saham yaitu:    1.Investor akan di bebani biaya komisi (Fee) beli dan jual sekitar 0,15 dan 0,25 persen dari transaksi yang terjadi.    2.Levi yaitu biaya yang dikleuarkan investor sebesar 0,033 persen untuk bursa efek indonesia.    3.Vat,yiatu biaya yang di keluarkan investor untuk  KSEI(Kustodian Sentral Efek Indonesia) sebesar 0,01 persen.    4.Biaya yang di keluarkan investor untuk KPEI (Kliring Penjamin Efek Indonesia)sebesar 0,01 peesen.    5.Capital Gain tax atau pajak penghasilan (Pph),yaitu pajak penghasilan atas transaksi jual sebesar 0,1 persen.    6.Pajak deviden pajak yang di benankan kepada investor sebesar 20 persen dari setiap deviden yang di terima.    Total dari seluruh beban komisi dan pajak yang di tanggung  investor dari setiap beli dan jual  biasanya adalah sekitar 0,25 s/d 0,35persen,di luar pajak deviden.     Auto Rejection    Guna mengatur pelaksanaan perdagangan saham yang teratur wajar dan efisien,jamuari 2009 Bapepam mengeluarkan aturan pembatasan penawaran tertinggi dan terendah suatu saaham (Auto Rejection).  Harga Rp 50 s/d Rp 200 -Auto Rejection 35%  Harga Rp 200 s/d <Rp 5000 -Auto Rejection 25%  Harga >Rp 5000 - Auto Rejection 20%    Dengan mengacu pada harga pembukaan atau harga penutupan bursa kemarin,JATS(Jakarta Automatic Trading System)akan menolak harga penawaran  lebih dari 35% untuk saham dalam rentang harga Rp 50 sampai dengan Rp 200.    Contoh: Saham A seharga Rp 100,maka batas penawaran tertinggi adalah Rp 135 dan batas terendah adalah Rp65.Pesanan anda akan gagal atau di tolak jika melakukan penawaran di atas harga Rp 136 atau di bawah harga 64.
ilustrasi bursa perdagangan saham

Saham,Merupakan satu dari sekian banyak pilihan Investasi.Semakin diminati oleh lapisan semua kalangan bahkan telah merambah mahasiswi smapai ibu rumah tangga.Sosialisasi serta akses yang mudah ,menjadi sarana bagi siapa saja untuk turut main saham dimana saja.

Diatur,teratur,aman dan efisien menjadikan saham menjadi sebuah instrumen paling atraktif setelah deposito,obligasi,properti dan emas.Setidaknya,dilihat dari volume transaksi perdagangan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Hampir setiap negara memiliki bursa saham,dengan pengkodean indeks saham sendiri.misalnya beberapa bursa saham yang cukup awam terdengar oleh telinga kita,indeks Nikkei jepang,indeks Hangseng Hongkong,indeks kospi Korea dan indeks dow jones Amerika.

Intinya,Bursa saham mencerminkan kemajuan perekonomian suatu negara.bursa berperan sebagai media mempertemukan berbagai pihak yang saling membutuhkan antara perusahaan ,investor,dan Negara.perusahaan,berkomitmen membagi sebagian porsi saham  yang dimilikinya kepada publik,dengan konpensasi mendapatkan dana segar guna mendukung operasionalisasi dan pengembangan perusahaanya.dengan demikian pemerataan pendapatan masyarakat semakin meningkat seiring pula dengan semakin baiknya perekonomian suatu negara.

Seperti Mal yang menyediakan banyak produk pilihan,lebih 400 saham di perdagangkan setiap hari di Bursa Efek Indonesia(BEI),meski semuanya tidak aktif.dengan nilai transaksi perdagangan rata-rata mencapai tiga hingga lima triliun rupiah.terus tumbuh dan semakin bergairah dibandingkan tahun-tahun sebelumya.

Sebagai emerging market yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan indistrialisasi yang cukup cepat,bursa saham indonesia sangat menarik bagi masuknya investasi asing.sehingga baik langsung atau tidak langsung bursa saham indonesia terkoneksi dengan bursa saham dunia lainya.

Waktu Transaksi Bursa

Hari bursa berlangsung dari senin sampai dengan jumat,kecuali libur nasional atau libur bursa yang jadwalnya di atur oleh Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM).Setiap harinya,jadwal perdagangan di lantai bursa dilakukan dalam dua sesi yaitu:

1.Hari s/d kamis sesi 1 pukul 09.30-12.00 wib Sesi 2 pukul 13.30-16.00 wib
2.Hari jumat Sesi 1 Pukul 09.30-11.30 wib Sesi 2 pukul 14.00-16.00 wib

Penyelesaian Transaksi Saham

Sejauh ini,mesti memang belum jelas mengapa penyelesaian transaksi jual atau beli saham selama T+3(artinya,tiga hari setelah transaksi terjadi atau down),pada hal seharusnya bisa lebih cepat kalau mau! perusahaan sekuritas butuh waktu sehari lebih lama untuk proses pembayaran ke SRO(self regulatory organization)dalam hal ini,KPEI(Kliring Penjaminan Efek Indonesia),dan KSEI(Kliring Sentral Efek Indonesia).

Sebagai ilustrasi,setelah membeli suatu saham,investor wajib menyetor sejimlah dana senilai harga saham yang di beli plus komisi (Fee) ke rekening perusahaan sekuritas,selambatnya tiga hari setelah hari pebelian saham.Sebaliknya,setelah investor menjual sahamnya,perusahaan wajib menyetorkan dana senilai harga saham yang di jual ke rekening bank investor pada T+3.

Satuan Perdagangan (LOT)

Sesungguhnya tidak ada batasan minimal pembelian saham.Hanya,untuk mempermudah perdagangan,BEI mengeluarkan istilah LOT,yaitu satuan perdagangan.dan minimal pembelian suatu saham adalah satu lot yang berarti 500 lembar saham.

Sebagai contoh ,anda ingin membeli saham PT.Aneka Tambang (ANTM)pada harga 2000,maka dana minimal yang harus anda sediakan untuk memilik saham tersebut adalah (500 lembar saham X 1 Lot× Rp 2000),sejumlah 1 juta Rupiah.

Saham yang jumlahnya kurang dari 500 lembar(odd lot)dapat di perdagangkan di pasar negoisasi.

Perubahan Harga Saham (Fraksi)

Sejak awal jamuari 2005,BEI menetapkan kebijakan baru terkait fraksi harga saham, yang bertujuan untuk menigkatkan likuiditas bursa.

Harga <Rp 200  Fraksi Rp 1
Harga Rp 200 s/d<500 Fraksi Rp 5
Harga Rp 500s/d<Rp2000 Fraksi Rp 10
Harga Rp 2000 s/d < Rp 5000 Fraksi Rp 25
Harga Rp >5000 Fraksi Rp 50

Fraksi perubahan harga saham,menentukan besaran perubahan harga yang di pernolehkan pada suatu saham Artinya,saham yang berharga di bawah Rp200 boleh berubah dengan pecahan Rp 1.

Contoh:Saham A yang berharga Rp 150,selanjutnya perubahanya adalah kelipatan satu,Menjadi Rp 151,Rp 152,Rp 153dan seterusnya.Namun,saat harga saham tersebut mencapai Rp200,pecahan perubahan harganya menjadi Rp 5.Artinya anda hanya boleh memasang harga oenawaran jual dan beli pada harga Rp 205,Rp210,Rp 215 dan seterusnya.pesanan anda akan di tolak ,bila memasang pada harga Rp 201,Rp 207,Rp 228 atau lainya.

Pajak

Aturan berkaitan pajak selalu berubah.oleh karenanya,Investor wajib memahami pajak apa saja yang di bebankan dalam setiap perdagangan saham yaitu:

1.Investor akan di bebani biaya komisi (Fee) beli dan jual sekitar 0,15 dan 0,25 persen dari transaksi yang terjadi.

2.Levi yaitu biaya yang dikleuarkan investor sebesar 0,033 persen untuk bursa efek indonesia.

3.Vat,yiatu biaya yang di keluarkan investor untuk  KSEI(Kustodian Sentral Efek Indonesia) sebesar 0,01 persen.

4.Biaya yang di keluarkan investor untuk KPEI (Kliring Penjamin Efek Indonesia)sebesar 0,01 peesen.

5.Capital Gain tax atau pajak penghasilan (Pph),yaitu pajak penghasilan atas transaksi jual sebesar 0,1 persen.

6.Pajak deviden pajak yang di benankan kepada investor sebesar 20 persen dari setiap deviden yang di terima.

Total dari seluruh beban komisi dan pajak yang di tanggung  investor dari setiap beli dan jual  biasanya adalah sekitar 0,25 s/d 0,35persen,di luar pajak deviden.

 Auto Rejection

Guna mengatur pelaksanaan perdagangan saham yang teratur wajar dan efisien,jamuari 2009 Bapepam mengeluarkan aturan pembatasan penawaran tertinggi dan terendah suatu saaham (Auto Rejection).
Harga Rp 50 s/d Rp 200 -Auto Rejection 35%
Harga Rp 200 s/d <Rp 5000 -Auto Rejection 25%
Harga >Rp 5000 - Auto Rejection 20%

Dengan mengacu pada harga pembukaan atau harga penutupan bursa kemarin,JATS(Jakarta Automatic Trading System)akan menolak harga penawaran  lebih dari 35% untuk saham dalam rentang harga Rp 50 sampai dengan Rp 200.

Contoh: Saham A seharga Rp 100,maka batas penawaran tertinggi adalah Rp 135 dan batas terendah adalah Rp65.Pesanan anda akan gagal atau di tolak jika melakukan penawaran di atas harga Rp 136 atau di bawah harga 64.


Komentar

Video Terbaru Kami

Online

Theme Editor by Seo v6