Langsung ke konten utama

6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis

6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis


(Detikbatak.com) Krisis Adalah  peristiwa yang sedang terjadi (atau diperkirakan) mengarah pada situasi tidak stabil dan berbahaya yang memengaruhi individu, kelompok, komunitas, atau seluruh masyarakat.

Krisis Keuangan adalah Istilah krisis finansial digunakan untuk berbagai situasi dengan berbagai institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai mereka. Pada abad ke-19 dan ke-20, banyak krisis finansial berhubungan dengan kepanikan perbankan,Saham dan Lain-lain.

Dampak Dari krisis keuangan Bagi individu,Masyarakat dan Dunia Tentu akan Mengakibatkan Efek Yang Sangat Dominan Dalam Berbagai Kegiatan.Contohnya Pekerjaan,Pendapatan,Pengeluaran,Dan Arus Kestabilan Anggaran Suatu Negara Juga Turut Merasakannya.Anda Juga Diharuskan Untuk Senantiasa Belajar bagaimana Tips mengatur uang supaya hemat dan tidak boros dengan cara yang maksimal

Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sedikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:

6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis

(Detikbatak.com) Krisis Adalah  peristiwa yang sedang terjadi (atau diperkirakan) mengarah pada situasi tidak stabil dan berbahaya yang memengaruhi individu, kelompok, komunitas, atau seluruh masyarakat.    Krisis Keuangan adalah Istilah krisis finansial digunakan untuk berbagai situasi dengan berbagai institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai mereka. Pada abad ke-19 dan ke-20, banyak krisis finansial berhubungan dengan kepanikan perbankan,Saham dan Lain-lain.    Dampak Dari krisis keuangan Bagi individu,Masyarakat dan Dunia Tentu akan Mengakibatkan Efek Yang Sangat Dominan Dalam Berbagai Kegiatan.Contohnya Pekerjaan,Pendapatan,Pengeluaran,Dan Arus Kestabilan Anggaran Suatu Negara Juga Turut Merasakannya.Anda Juga Diharuskan Untuk Senantiasa Belajar bagaimana Tips mengatur uang supaya hemat dan tidak boros dengan cara yang maksimal    Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sedikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:    6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis Topik referensi.Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sesikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:  6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis 1.Jangan Putus Asa Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.  Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja. 2,Mencatat Pengeluaran Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.  Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi. 3.Pelihara Barang-barang Anda Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.  Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak. 4.Menjaga Kesehatan Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.  Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat. 5.Miliki Sumber Pendapatan Lain Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.  Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi. baca juga:Peluang Bisnis Varash Saddan Nusantara 6.Bijak Mengeluarkan Uang Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.  Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan. itulah 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis  ilustrasi mengatur keuangan    1.Jangan Putus Asa  Ilustrasi:putus asa  Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.    Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja.  2.Mencatat Pengeluaran  Takaran Pengeluaran Uang  Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.    Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi.  3.Pelihara Barang-barang Anda  Jaga Kualitas  Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.    Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak.  4.Menjaga Kesehatan  Alat Kesehatan  Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.    Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat.  5.Miliki Sumber Pendapatan Lain  Sumber pendapatan  Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.    Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi.    6.Bijak Mengeluarkan Uang  Pengeluaran Uang  Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.    Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan.  Anda Juga Diharapkan Memiliki Niat Dan Kemauan Untuk Belajar Cara Memulai Gaya Hidup Minimalis demi Mencapai Tingkat Yang lebih Hemat kedepanya.
ilustrasi mengatur keuangan

1.Jangan Putus Asa

(Detikbatak.com) Krisis Adalah  peristiwa yang sedang terjadi (atau diperkirakan) mengarah pada situasi tidak stabil dan berbahaya yang memengaruhi individu, kelompok, komunitas, atau seluruh masyarakat.    Krisis Keuangan adalah Istilah krisis finansial digunakan untuk berbagai situasi dengan berbagai institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai mereka. Pada abad ke-19 dan ke-20, banyak krisis finansial berhubungan dengan kepanikan perbankan,Saham dan Lain-lain.    Dampak Dari krisis keuangan Bagi individu,Masyarakat dan Dunia Tentu akan Mengakibatkan Efek Yang Sangat Dominan Dalam Berbagai Kegiatan.Contohnya Pekerjaan,Pendapatan,Pengeluaran,Dan Arus Kestabilan Anggaran Suatu Negara Juga Turut Merasakannya.Anda Juga Diharuskan Untuk Senantiasa Belajar bagaimana Tips mengatur uang supaya hemat dan tidak boros dengan cara yang maksimal    Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sedikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:    6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis Topik referensi.Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sesikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:  6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis 1.Jangan Putus Asa Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.  Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja. 2,Mencatat Pengeluaran Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.  Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi. 3.Pelihara Barang-barang Anda Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.  Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak. 4.Menjaga Kesehatan Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.  Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat. 5.Miliki Sumber Pendapatan Lain Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.  Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi. baca juga:Peluang Bisnis Varash Saddan Nusantara 6.Bijak Mengeluarkan Uang Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.  Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan. itulah 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis  ilustrasi mengatur keuangan    1.Jangan Putus Asa  Ilustrasi:putus asa  Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.    Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja.  2.Mencatat Pengeluaran  Takaran Pengeluaran Uang  Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.    Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi.  3.Pelihara Barang-barang Anda  Jaga Kualitas  Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.    Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak.  4.Menjaga Kesehatan  Alat Kesehatan  Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.    Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat.  5.Miliki Sumber Pendapatan Lain  Sumber pendapatan  Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.    Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi.    6.Bijak Mengeluarkan Uang  Pengeluaran Uang  Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.    Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan.  Anda Juga Diharapkan Memiliki Niat Dan Kemauan Untuk Belajar Cara Memulai Gaya Hidup Minimalis demi Mencapai Tingkat Yang lebih Hemat kedepanya.
Ilustrasi:putus asa

Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.

Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja.

2.Mencatat Pengeluaran

(Detikbatak.com) Krisis Adalah  peristiwa yang sedang terjadi (atau diperkirakan) mengarah pada situasi tidak stabil dan berbahaya yang memengaruhi individu, kelompok, komunitas, atau seluruh masyarakat.    Krisis Keuangan adalah Istilah krisis finansial digunakan untuk berbagai situasi dengan berbagai institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai mereka. Pada abad ke-19 dan ke-20, banyak krisis finansial berhubungan dengan kepanikan perbankan,Saham dan Lain-lain.    Dampak Dari krisis keuangan Bagi individu,Masyarakat dan Dunia Tentu akan Mengakibatkan Efek Yang Sangat Dominan Dalam Berbagai Kegiatan.Contohnya Pekerjaan,Pendapatan,Pengeluaran,Dan Arus Kestabilan Anggaran Suatu Negara Juga Turut Merasakannya.Anda Juga Diharuskan Untuk Senantiasa Belajar bagaimana Tips mengatur uang supaya hemat dan tidak boros dengan cara yang maksimal    Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sedikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:    6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis Topik referensi.Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sesikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:  6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis 1.Jangan Putus Asa Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.  Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja. 2,Mencatat Pengeluaran Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.  Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi. 3.Pelihara Barang-barang Anda Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.  Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak. 4.Menjaga Kesehatan Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.  Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat. 5.Miliki Sumber Pendapatan Lain Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.  Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi. baca juga:Peluang Bisnis Varash Saddan Nusantara 6.Bijak Mengeluarkan Uang Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.  Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan. itulah 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis  ilustrasi mengatur keuangan    1.Jangan Putus Asa  Ilustrasi:putus asa  Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.    Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja.  2.Mencatat Pengeluaran  Takaran Pengeluaran Uang  Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.    Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi.  3.Pelihara Barang-barang Anda  Jaga Kualitas  Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.    Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak.  4.Menjaga Kesehatan  Alat Kesehatan  Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.    Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat.  5.Miliki Sumber Pendapatan Lain  Sumber pendapatan  Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.    Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi.    6.Bijak Mengeluarkan Uang  Pengeluaran Uang  Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.    Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan.  Anda Juga Diharapkan Memiliki Niat Dan Kemauan Untuk Belajar Cara Memulai Gaya Hidup Minimalis demi Mencapai Tingkat Yang lebih Hemat kedepanya.
Takaran Pengeluaran Uang

Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.

Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi.

3.Pelihara Barang-barang Anda

(Detikbatak.com) Krisis Adalah  peristiwa yang sedang terjadi (atau diperkirakan) mengarah pada situasi tidak stabil dan berbahaya yang memengaruhi individu, kelompok, komunitas, atau seluruh masyarakat.    Krisis Keuangan adalah Istilah krisis finansial digunakan untuk berbagai situasi dengan berbagai institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai mereka. Pada abad ke-19 dan ke-20, banyak krisis finansial berhubungan dengan kepanikan perbankan,Saham dan Lain-lain.    Dampak Dari krisis keuangan Bagi individu,Masyarakat dan Dunia Tentu akan Mengakibatkan Efek Yang Sangat Dominan Dalam Berbagai Kegiatan.Contohnya Pekerjaan,Pendapatan,Pengeluaran,Dan Arus Kestabilan Anggaran Suatu Negara Juga Turut Merasakannya.Anda Juga Diharuskan Untuk Senantiasa Belajar bagaimana Tips mengatur uang supaya hemat dan tidak boros dengan cara yang maksimal    Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sedikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:    6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis Topik referensi.Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sesikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:  6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis 1.Jangan Putus Asa Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.  Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja. 2,Mencatat Pengeluaran Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.  Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi. 3.Pelihara Barang-barang Anda Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.  Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak. 4.Menjaga Kesehatan Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.  Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat. 5.Miliki Sumber Pendapatan Lain Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.  Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi. baca juga:Peluang Bisnis Varash Saddan Nusantara 6.Bijak Mengeluarkan Uang Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.  Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan. itulah 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis  ilustrasi mengatur keuangan    1.Jangan Putus Asa  Ilustrasi:putus asa  Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.    Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja.  2.Mencatat Pengeluaran  Takaran Pengeluaran Uang  Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.    Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi.  3.Pelihara Barang-barang Anda  Jaga Kualitas  Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.    Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak.  4.Menjaga Kesehatan  Alat Kesehatan  Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.    Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat.  5.Miliki Sumber Pendapatan Lain  Sumber pendapatan  Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.    Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi.    6.Bijak Mengeluarkan Uang  Pengeluaran Uang  Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.    Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan.  Anda Juga Diharapkan Memiliki Niat Dan Kemauan Untuk Belajar Cara Memulai Gaya Hidup Minimalis demi Mencapai Tingkat Yang lebih Hemat kedepanya.
Jaga Kualitas

Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.

Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak.

4.Menjaga Kesehatan

(Detikbatak.com) Krisis Adalah  peristiwa yang sedang terjadi (atau diperkirakan) mengarah pada situasi tidak stabil dan berbahaya yang memengaruhi individu, kelompok, komunitas, atau seluruh masyarakat.    Krisis Keuangan adalah Istilah krisis finansial digunakan untuk berbagai situasi dengan berbagai institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai mereka. Pada abad ke-19 dan ke-20, banyak krisis finansial berhubungan dengan kepanikan perbankan,Saham dan Lain-lain.    Dampak Dari krisis keuangan Bagi individu,Masyarakat dan Dunia Tentu akan Mengakibatkan Efek Yang Sangat Dominan Dalam Berbagai Kegiatan.Contohnya Pekerjaan,Pendapatan,Pengeluaran,Dan Arus Kestabilan Anggaran Suatu Negara Juga Turut Merasakannya.Anda Juga Diharuskan Untuk Senantiasa Belajar bagaimana Tips mengatur uang supaya hemat dan tidak boros dengan cara yang maksimal    Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sedikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:    6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis Topik referensi.Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sesikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:  6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis 1.Jangan Putus Asa Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.  Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja. 2,Mencatat Pengeluaran Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.  Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi. 3.Pelihara Barang-barang Anda Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.  Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak. 4.Menjaga Kesehatan Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.  Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat. 5.Miliki Sumber Pendapatan Lain Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.  Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi. baca juga:Peluang Bisnis Varash Saddan Nusantara 6.Bijak Mengeluarkan Uang Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.  Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan. itulah 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis  ilustrasi mengatur keuangan    1.Jangan Putus Asa  Ilustrasi:putus asa  Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.    Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja.  2.Mencatat Pengeluaran  Takaran Pengeluaran Uang  Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.    Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi.  3.Pelihara Barang-barang Anda  Jaga Kualitas  Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.    Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak.  4.Menjaga Kesehatan  Alat Kesehatan  Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.    Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat.  5.Miliki Sumber Pendapatan Lain  Sumber pendapatan  Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.    Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi.    6.Bijak Mengeluarkan Uang  Pengeluaran Uang  Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.    Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan.  Anda Juga Diharapkan Memiliki Niat Dan Kemauan Untuk Belajar Cara Memulai Gaya Hidup Minimalis demi Mencapai Tingkat Yang lebih Hemat kedepanya.
Alat Kesehatan

Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.

Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat.

5.Miliki Sumber Pendapatan Lain

(Detikbatak.com) Krisis Adalah  peristiwa yang sedang terjadi (atau diperkirakan) mengarah pada situasi tidak stabil dan berbahaya yang memengaruhi individu, kelompok, komunitas, atau seluruh masyarakat.    Krisis Keuangan adalah Istilah krisis finansial digunakan untuk berbagai situasi dengan berbagai institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai mereka. Pada abad ke-19 dan ke-20, banyak krisis finansial berhubungan dengan kepanikan perbankan,Saham dan Lain-lain.    Dampak Dari krisis keuangan Bagi individu,Masyarakat dan Dunia Tentu akan Mengakibatkan Efek Yang Sangat Dominan Dalam Berbagai Kegiatan.Contohnya Pekerjaan,Pendapatan,Pengeluaran,Dan Arus Kestabilan Anggaran Suatu Negara Juga Turut Merasakannya.Anda Juga Diharuskan Untuk Senantiasa Belajar bagaimana Tips mengatur uang supaya hemat dan tidak boros dengan cara yang maksimal    Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sedikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:    6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis Topik referensi.Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sesikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:  6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis 1.Jangan Putus Asa Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.  Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja. 2,Mencatat Pengeluaran Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.  Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi. 3.Pelihara Barang-barang Anda Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.  Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak. 4.Menjaga Kesehatan Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.  Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat. 5.Miliki Sumber Pendapatan Lain Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.  Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi. baca juga:Peluang Bisnis Varash Saddan Nusantara 6.Bijak Mengeluarkan Uang Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.  Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan. itulah 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis  ilustrasi mengatur keuangan    1.Jangan Putus Asa  Ilustrasi:putus asa  Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.    Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja.  2.Mencatat Pengeluaran  Takaran Pengeluaran Uang  Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.    Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi.  3.Pelihara Barang-barang Anda  Jaga Kualitas  Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.    Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak.  4.Menjaga Kesehatan  Alat Kesehatan  Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.    Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat.  5.Miliki Sumber Pendapatan Lain  Sumber pendapatan  Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.    Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi.    6.Bijak Mengeluarkan Uang  Pengeluaran Uang  Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.    Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan.  Anda Juga Diharapkan Memiliki Niat Dan Kemauan Untuk Belajar Cara Memulai Gaya Hidup Minimalis demi Mencapai Tingkat Yang lebih Hemat kedepanya.
Sumber pendapatan

Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.

Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi.

6.Bijak Mengeluarkan Uang

(Detikbatak.com) Krisis Adalah  peristiwa yang sedang terjadi (atau diperkirakan) mengarah pada situasi tidak stabil dan berbahaya yang memengaruhi individu, kelompok, komunitas, atau seluruh masyarakat.    Krisis Keuangan adalah Istilah krisis finansial digunakan untuk berbagai situasi dengan berbagai institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai mereka. Pada abad ke-19 dan ke-20, banyak krisis finansial berhubungan dengan kepanikan perbankan,Saham dan Lain-lain.    Dampak Dari krisis keuangan Bagi individu,Masyarakat dan Dunia Tentu akan Mengakibatkan Efek Yang Sangat Dominan Dalam Berbagai Kegiatan.Contohnya Pekerjaan,Pendapatan,Pengeluaran,Dan Arus Kestabilan Anggaran Suatu Negara Juga Turut Merasakannya.Anda Juga Diharuskan Untuk Senantiasa Belajar bagaimana Tips mengatur uang supaya hemat dan tidak boros dengan cara yang maksimal    Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sedikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:    6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis Topik referensi.Situasi yang ada mungkin memang sedang tidak menguntungkan.PHK terjadi dimana-mana.Pasar juga sedang lesu.Hal ini kemudian sesikit berpengaruh pada kondisi keuangan kita.Lalu apa yang harus di lakukan untuk menghadapi masa krisis seperti ini,Khususnya dalam hal mengelola uang?ini jawabanya:  6 Cara Cerdas Mengatur keuangan Saat Krisis 1.Jangan Putus Asa Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.  Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja. 2,Mencatat Pengeluaran Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.  Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi. 3.Pelihara Barang-barang Anda Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.  Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak. 4.Menjaga Kesehatan Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.  Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat. 5.Miliki Sumber Pendapatan Lain Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.  Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi. baca juga:Peluang Bisnis Varash Saddan Nusantara 6.Bijak Mengeluarkan Uang Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.  Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan. itulah 6 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Krisis  ilustrasi mengatur keuangan    1.Jangan Putus Asa  Ilustrasi:putus asa  Jangan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan jangan meragukan diri sendiri.Ekonomi sebuah Negara ibarat roda,selalu memiliki siklus dan berputar.Karena itu percayalah bahwa ada saatnya situasi akan kembali pulih.    Jika anda mencari pekerjaan atau mencari ceruk-ceruk yang belum terisi guna memperluas pasar,maka teruslah mencari.Jangan malah pesimis dahulu sebelum melakukan usaha,Jika anda kawatir tentang nasib pekerjaan Anda,tempatkan pekerjaan yang terbaik yang dapat anda berikan bagi perusahaan tempat Anda bekerja.  2.Mencatat Pengeluaran  Takaran Pengeluaran Uang  Bertahan atau tidaknya Anda pada krisis sangat di tentukan oleh seberapa deras arus pengeluaran Anda.Apabila Anda tidak membiasakan diri mencatat pengeluaran Anda,maka tinggal menunggu waktu saja untuk Anda di telan krisis.    Tidak di catatnya pengeluaran akan membuat Anda kesulitan mengetahui apakah pengeluaran Anda itu bersifat wajib atau sebenarnya hanya pemborosan saja.Sebaliknya saat Anda mencatat pengeluaran,maka Anda dapat dengan mudah menyadari pengeluaran apa saja yang perlu di evaluasi.  3.Pelihara Barang-barang Anda  Jaga Kualitas  Terdengar sepele,tapi faktanya menjaga aset-aset Anda tetap dalam keadaan baik memang akan sangat membantu Anda bertahan di saat krisis.Barang-barang ini dapat berupa kendaraan,peralatan listrik dan elektronik di rumah dan lainya.    Memang Anda memerlukan biaya perawatan rutin untuk mereka,tetapi ini akan murah di bandingkan saat alat atau barang tersebut tidak berfungsi lagi atau rusak,dan Anda perlu menggantinya atau memperbaikinya.Lebih baik mengeluarkan uang untuk pemeliharaan rutin,dari pada harus beli baru karena rusak.  4.Menjaga Kesehatan  Alat Kesehatan  Seperti halnya menjaga kondisi peralatan dan barang rumahtangga Anda,maka menjaga diri tetap sehat juga akan menghemat pengeluaran Anda secara signifikan.Bukankah ada ungkapan berkata:"Kesehatan Itu Mahal Harganya"?.    Untuk menjadi sehat kembali dari kondisi sakit,di perlukan banyak uang,dari biaya periksa dokter,membeli obat dan belum lagi jika harus menjalani rawat inap dan apalagi operasi.jadi,daripada sakit dan sama-sama harus keluar uang,lebih baik keluar uang untuk biaya olahraga dan menjalani pola hidup sehat.  5.Miliki Sumber Pendapatan Lain  Sumber pendapatan  Kehilangan pekerjaan(hal yang umum terjadi ketika krisis ekonomi melanda suatu Negara)merupakan penyebab utama seseorang menghadapi krisis keuangan.Karena di pecat atau di rumahkan oleh perusahaan,seseorang kehilangan sumber pendapatan utama.    Jika Anda tidak memiliki tabungan yang jumlahnya 6 hingga 7 kali pengeluaran bulanan Anda,maka Anda akan sulit bertahan dan perlu segera mendapatkan pekerjaan baru.Karena itu tidak ada salahnya berjaga-jaga.Coba cari dan usahakan sumber pendapatan lain seperti pekerjaan sampingan,bisnis sampingan atau investasi.    6.Bijak Mengeluarkan Uang  Pengeluaran Uang  Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.    Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan.  Anda Juga Diharapkan Memiliki Niat Dan Kemauan Untuk Belajar Cara Memulai Gaya Hidup Minimalis demi Mencapai Tingkat Yang lebih Hemat kedepanya.
Pengeluaran Uang

Semakin bijak Anda mengeluarkan uang saat  krisis,semakin aman pula keadaan Anda.Mengeluarkan atau membelanjakan uang adalah seni.Ada beberapa teknik untuk mengeluarkan uang dengan bijak.Salahsatu caranya adalah membandingkan harga barang yang ingin di beli dari tempat atau toko yang berbeda dan lainya.

Namun jangan pakai hasil penghematan itu untuk hal lainya yang juga konsumtif.Sama saja kalau begitu caranya.Penghematan yang Anda dapat dari usaha penghematan uang dengan bijak sebaiknya di akumulasikan untuk kepentingan kegiatan produktif seperti bisnis,investasi,dan tabungan.
Anda Juga Diharapkan Memiliki Niat Dan Kemauan Untuk Belajar Cara Memulai Gaya Hidup Minimalis demi Mencapai Tingkat Yang lebih Hemat kedepanya.



Komentar

Video Terbaru Kami

Online

Theme Editor by Seo v6