Langsung ke konten utama

KISAH DI SAAT MENYANDANG GELAR PENGANGGURAN

kenapa saya katakan gelar?ya inilah istilah yang dinobatkan kepada saya ketika saya sudah tidak memiliki pekerjaan lagi,hal hal yang tidak terpikirkan sebelumnya akhirnya menimpaku juga.betapa sedihnya ketika menjalani kisah dibalik menyandang gelar pengangguran ini.

kenapa saya katakan gelar?ya inilah istilah yang dinobatkan kepada saya ketika saya sudah tidak memiliki pekerjaan lagi,hal hal yang tidak terpikirkan sebelumnya akhirnya menimpaku juga.betapa sedihnya ketika menjalani kisah dibalik menyandang gelar pengangguran ini.          Sesuatu hal yang baik yang pernah saya lakukan di masa lalu seakan tidak memiliki bekas dan sisa,kenapa saya katakan begitu?terang terangan saja ,ketika saya mengalami fase pengangguran segala galanya serasa hilang di telan bumi dalam sekejap. teman,sahabat,kawan,bahkan keluarga seakan tidak terlalu menyisihkan waktu untuk berbagi kepada saya dimasa masa pengangguran itu. dalam artian simpelnya perlahan menjauh atau menghindar gitu'lah.  Bagaimana tidak,mungkin setelah orang itu mengetahui saya dalam keadaan nganggur mungkin yang terlahir di benak mereka yaaa ngapain lagi?berhubungan sama orang pengangguran?habisin waktu aja?habisin duit aku aja nanti!!! itulah yang tersingkap di hatinya.    Satu hal yang paling nyata dan saya rasakan ketika nganggur,dimana ketika saya coba me nelpon teman lama semasa kerja. yaahhh jangankan di angkat di jumpai aja pun ke tempatnya serasa enggan untuk bertemu saya.    Entah cuma saya yang merasakan hal ini di saat dalam keadaan menganggur kurang tau juga ,atau apakah ada para pembaca di sini yang merasakan hal yang sama seperti saya?  Jika ada komen di akhir cerita ya.heheh mungkin kita senasib kali..    Sekarang to the point nya aja ya!! Lalu kenapa saya sengaja menuliskan ini?sebenarnya niat saya menulis ini tidak ada niat mengumbar umbar sifat dari kawan kawan saya .cuma hanya meluruskan saja jika pun saya atau teman teman sekalian dalam keadaan menganggur saat ini  yaaa janganlah memiliki sifat yang saya ceritakan tadi.    Alangkah baiknya jika kita meninggalkan sifat yang seperti itu.karena detik demi detik waktu demi waktu  dan hari demi hari semuanya berjalan.karena kita tidak tau apa yang akan terjadi dalam waktu lima menit kedepan,dalam artian hidup ini berputar,mungkin suatu saat kamu akan  merasakan gelar pengangguran itu jadi tidak ada yang perlu di sombongkan maupun di tinggi tinggikan biarlah semua berjalan sederhana adanya.    Bila pun teman dalam keadaan nganggur temanilah semestinya seperti dulu kamu mengenalnya bukan malah menjauh atau menghindar dari hidupnya karena semakin kamu melapangkan segala tentang apa yang kamu miliki maka selapang itu juga rejekimu akan bertambah,namun jika kamu meniadakan apa yang ada sebelumnya maka sebaliknya akan menimpamu.    Meskipun di dalam keadaan seperti ini,tidak ada niat sedikit pun untuk mengganggu finansial atau mengharapkan materi dari hidupmu,karena  sesungguhnya semua rejeki itu sudah di atur oleh yang Maha Kuasa.  Mungkin sekarang saya menyandang gelar penganggura ini dan suatu saat kamu akan menyandangnya juga.     gelar ini sebenarnya tidak ada yang menginginkan untuk menyandangnya dalam arti besarnya siapa pun tidak ingin untuk merasakanya tapi apa mau di kata?sama seperti cerita saya diatas tadi,semua ada waktunya.   Saya menggoreskan segala curahan ini bukan untuk membongkar hal hal yang tidak baik.tapi tujuan curahan ini tidak lain hanya ingin mengubur dalam dalam sifat sifat yang tidak pantas untuk di terapkan di kehidupan kita di dunia ini.sooo...syukurilah apa yang ada padamu saat ini juga.    Inti dan pesan yang paling saya tekankan dari curahan ini untuk para pembaca sekalian ,jangan lah mencontoh ideologi yang kurang baik.dan bagi anda yang saat ini yang memiliki pekerjaan baik dari pendapatan yang kecil,menengah,sampai pendapatan besar sekalipun,sayangilah pekerjaan anda ,nikmati prosesnya sebaik mungkin,hiduplah secara disiplin dan taatilah segala peraturan yang berlaku.     Supaya pandangan orang lain tidak terlihat sebelah mata untukmu,begitu juga sebaliknya hargailah semua teman,sahabat,bahkan keluarga sekalipun disaat yang bagimana pun keadaanya,karena kita semua sama nilainya di muka bumi ini yaitu kita lah yang ciptaan yang paling mulia di muka bumi ini.marilah kita saling membangun,saling memotivasi,topang menopang,untuk mencapai bahagia yang tiada Tara sampai akhirat menjemput suatu  saat nanti...  Sekian terimakasih...  sampai jumpa di postingan selanjutnya
KISAH DI SAAT MENYANDANG GELAR PENGANGGURAN


Sesuatu hal yang baik yang pernah saya lakukan di masa lalu seakan tidak memiliki bekas dan sisa,kenapa saya katakan begitu?terang terangan saja ,ketika saya mengalami fase pengangguran segala galanya serasa hilang di telan bumi dalam sekejap. teman,sahabat,kawan,bahkan keluarga seakan tidak terlalu menyisihkan waktu untuk berbagi kepada saya dimasa masa pengangguran itu. dalam artian simpelnya perlahan menjauh atau menghindar gitu'lah.
Bagaimana tidak,mungkin setelah orang itu mengetahui saya dalam keadaan nganggur mungkin yang terlahir di benak mereka yaaa ngapain lagi?berhubungan sama orang pengangguran?habisin waktu aja?habisin duit aku aja nanti!!! itulah yang tersingkap di hatinya.

Satu hal yang paling nyata dan saya rasakan ketika nganggur,dimana ketika saya coba me nelpon teman lama semasa kerja. yaahhh jangankan di angkat di jumpai aja pun ke tempatnya serasa enggan untuk bertemu saya.

Entah cuma saya yang merasakan hal ini di saat dalam keadaan menganggur kurang tau juga ,atau apakah ada para pembaca di sini yang merasakan hal yang sama seperti saya?
Jika ada komen di akhir cerita ya.heheh mungkin kita senasib kali..

Sekarang to the point nya aja ya!! Lalu kenapa saya sengaja menuliskan ini?sebenarnya niat saya menulis ini tidak ada niat mengumbar umbar sifat dari kawan kawan saya .cuma hanya meluruskan saja jika pun saya atau teman teman sekalian dalam keadaan menganggur saat ini  yaaa janganlah memiliki sifat yang saya ceritakan tadi.

Alangkah baiknya jika kita meninggalkan sifat yang seperti itu.karena detik demi detik waktu demi waktu  dan hari demi hari semuanya berjalan.karena kita tidak tau apa yang akan terjadi dalam waktu lima menit kedepan,dalam artian hidup ini berputar,mungkin suatu saat kamu akan  merasakan gelar pengangguran itu jadi tidak ada yang perlu di sombongkan maupun di tinggi tinggikan biarlah semua berjalan sederhana adanya.

Bila pun teman dalam keadaan nganggur temanilah semestinya seperti dulu kamu mengenalnya bukan malah menjauh atau menghindar dari hidupnya karena semakin kamu melapangkan segala tentang apa yang kamu miliki maka selapang itu juga rejekimu akan bertambah,namun jika kamu meniadakan apa yang ada sebelumnya maka sebaliknya akan menimpamu.

Meskipun di dalam keadaan seperti ini,tidak ada niat sedikit pun untuk mengganggu finansial atau mengharapkan materi dari hidupmu,karena  sesungguhnya semua rejeki itu sudah di atur oleh yang Maha Kuasa.
Mungkin sekarang saya menyandang gelar penganggura ini dan suatu saat kamu akan menyandangnya juga.

 gelar ini sebenarnya tidak ada yang menginginkan untuk menyandangnya dalam arti besarnya siapa pun tidak ingin untuk merasakanya tapi apa mau di kata?sama seperti cerita saya diatas tadi,semua ada waktunya.
 Saya menggoreskan segala curahan ini bukan untuk membongkar hal hal yang tidak baik.tapi tujuan curahan ini tidak lain hanya ingin mengubur dalam dalam sifat sifat yang tidak pantas untuk di terapkan di kehidupan kita di dunia ini.sooo...syukurilah apa yang ada padamu saat ini juga.

Inti dan pesan yang paling saya tekankan dari curahan ini untuk para pembaca sekalian ,jangan lah mencontoh ideologi yang kurang baik.dan bagi anda yang saat ini yang memiliki pekerjaan baik dari pendapatan yang kecil,menengah,sampai pendapatan besar sekalipun,sayangilah pekerjaan anda ,nikmati prosesnya sebaik mungkin,hiduplah secara disiplin dan taatilah segala peraturan yang berlaku.

 Supaya pandangan orang lain tidak terlihat sebelah mata untukmu,begitu juga sebaliknya hargailah semua teman,sahabat,bahkan keluarga sekalipun disaat yang bagimana pun keadaanya,karena kita semua sama nilainya di muka bumi ini yaitu kita lah yang ciptaan yang paling mulia di muka bumi ini.marilah kita saling membangun,saling memotivasi,topang menopang,untuk mencapai bahagia yang tiada Tara sampai akhirat menjemput suatu  saat nanti...
Sekian terimakasih...
sampai jumpa di postingan selanjutnya



Komentar

Video Terbaru Kami

Online

Theme Editor by Seo v6